Selasa, 16 Agustus 2016

Jatuh Cinta Kembali



Aku bermimpi tentangmu semalam


Aku bermimpi kamu hanya duduk, menikmati segelas kopi sambil mendengarkan lagu Brian McKnight, memejamkan mata, kemudian sambil tersenyum menikmati alunan-alunan dari headphonemu. Dengan begitu aku bisa memandangmu dengan sepuas hatiku tanpa kamu perlu tau, dengan begitu aku bisa melihat senyummu yang selalu membuat hatiku pun ikut berlagu. 


“Aku rindu kamu”, ingin sekali aku mengatakan itu saat malam sebelum tidurku, tapi aku hanya berani memandangi kontakmu dihandphoneku, atau saat kamu mengirimkan emoticon cium yang membuat ku terus bertanya dalam hati haruskah aku memencet tombol hijau dan menanyakan maksud dari pesanmu.


Ah mana berani aku menanyakan itu padamu. “Semalem ngigo ya? Sms nyasar tuh”, hanya itu yang bisa keluar dari mulutku, dan kamu selalu meng “iya” kan semua kata-kataku, setiap banyolan dari pesanmu itu keluar dari mulutku.


Duduk berlama-lama denganmu tak pernah membuatku bosan. Kita sering membahas tentang banyak hal. Kehidupan, persahabatan, politik, film, teknologi, sungguh aku tak pernah bosan. Tak jarang kita berbeda pendapat, tak jarang pula kita berdebat dengan argumen kita masing-masing.


Kamu sangat keras kepala, tapi aku jauh lebih keras kepala, tapi kita selalu menemukan jalan keluarnya. Aku yakin, jika kita bersama mungkin disetiap pertengkaran akan ada jalan keluar, saling meminta maaf, kemudian bertengkar lagi, meminta maaf lagi dan jatuh cinta kembali.


Catatan : Ini fiksi, terinspirasi dari Mas Ara, dari gaya penulisan dan muatannya :p