Selasa, 16 Agustus 2016

Jatuh Cinta Kembali



Aku bermimpi tentangmu semalam


Aku bermimpi kamu hanya duduk, menikmati segelas kopi sambil mendengarkan lagu Brian McKnight, memejamkan mata, kemudian sambil tersenyum menikmati alunan-alunan dari headphonemu. Dengan begitu aku bisa memandangmu dengan sepuas hatiku tanpa kamu perlu tau, dengan begitu aku bisa melihat senyummu yang selalu membuat hatiku pun ikut berlagu. 


“Aku rindu kamu”, ingin sekali aku mengatakan itu saat malam sebelum tidurku, tapi aku hanya berani memandangi kontakmu dihandphoneku, atau saat kamu mengirimkan emoticon cium yang membuat ku terus bertanya dalam hati haruskah aku memencet tombol hijau dan menanyakan maksud dari pesanmu.


Ah mana berani aku menanyakan itu padamu. “Semalem ngigo ya? Sms nyasar tuh”, hanya itu yang bisa keluar dari mulutku, dan kamu selalu meng “iya” kan semua kata-kataku, setiap banyolan dari pesanmu itu keluar dari mulutku.


Duduk berlama-lama denganmu tak pernah membuatku bosan. Kita sering membahas tentang banyak hal. Kehidupan, persahabatan, politik, film, teknologi, sungguh aku tak pernah bosan. Tak jarang kita berbeda pendapat, tak jarang pula kita berdebat dengan argumen kita masing-masing.


Kamu sangat keras kepala, tapi aku jauh lebih keras kepala, tapi kita selalu menemukan jalan keluarnya. Aku yakin, jika kita bersama mungkin disetiap pertengkaran akan ada jalan keluar, saling meminta maaf, kemudian bertengkar lagi, meminta maaf lagi dan jatuh cinta kembali.


Catatan : Ini fiksi, terinspirasi dari Mas Ara, dari gaya penulisan dan muatannya :p

Minggu, 22 Februari 2015

Miris moment (edisi galau)

Kemaren jum'at sore adalah rekor pulang paling sore dari kantor, sekitar jam 19.30 kayanya. Tidak lain dan tidak bukan semuanya gara-gara elearning :3. Ga berasa aja udah 3 minggu aja nangkring di tanah abang hahahaha

Dan berhubung saya sama nana setengah laper setengah enggak, kita memutuskan buat beli 1 nasi goreng dimakan berdua. Setelah pesen ke abang nasi goreng duduklah kita di bangku sambil nunggu pesenannya mateng.

Ada kejadian yang bikin saya mirriisss banget T.T
Jadi waktu kita nunggu nasi gorengnya mateng, ada 3 anak kecil lari-larian sambil nyanyi lagu -gatau lagu siapa- yang liriknya bikin mirissssss T.T, saya sampe ga tega mau nulis liriknya disini T_______T

Pas denger langsung shock dan kaget banget, masa anak kecil udah tau lagu begituan aaaaaaaaa T___________T, gimana sama anak saya besok T__________T dududududududuuuuuuu -___-

Sangat bersyukur hidup dimana lagu anak masih lumayan populer (setidaknya masih ada bolo-bolo dan diobok obok).


Sekian
 

Minggu, 11 Januari 2015

Seperti Strawberry




Bismillahirrohmanirrohim

Akhir-akhir ini lagi seneng-senengnya ketemu sama temen-temen, entah ketemu cuma sekedar “say hello” aja, yeyeye lalala, lepas kangen, dan yang paling sering sharing sambil cerita-cerita alay wkwkwk. Berhubung udah wisuda dan lagi free jadi punya banyak waktu luang buat keluarga sama temen-temen ^_^

Alhamdulillah banyak temen yang ikut seneng dengan sudah diwisudanya anak gaje ini :3, banyak banget yang ngasih selamat sama do’ain ^_^, merciiii~~~ :*

Pas ketemu temen-temen banyak obrolan ngalor ngidul yang al hasil bikin saya mikir. Yang semula dari ucapan selamat untuk wisuda dan tes akhir sampai bahas ke masa depan. Mereka menggambarkan kehidupan saya yang sepertinya di mata mereka indah dan adem-adem aja (Aamiin).
Tapi obrolan jadi tambah serius saat mereka mencoba membandingkan kehidupan mereka dengan saya T______T

Mmmmmmm, yang saya coba garis bawahi adalah beberapa perbandingan yang menurut mereka kehidupan saya itu adem ayem dan bahagia, sedangkan kehidupan mereka yang menurut mereka banyak sekali rintangan.

Jujur saja, saya juga melihat kehidupan teman saya mendapat banyak sekali kemudahan-kemudahan yang tidak saya dapatkan. Ada yang di berikan kemudahan dalam financial, kemampuan dalam kemandirian, kemampuan dalam akademis dan lain-lain.

Beberapa waktu lalu teman saya bilang “Enak ya lin jadi kamu, ibu kamu orangnya kalem banget dan penyayang. Dari aku kecil orang tuaku jarang perhatiin aku lin”. Saya amat sangat bersyukur dilahirkan dari rahim seorang ibu yang penyayang dan luar biasa hebatnya seperti ibu saya. Tapi jika bisa dibandingkan dengan teman saya ini, banyak sekali hal yang tidak saya miliki namun dia dapat memilikinya dengan mudah :)
Sejak kecil teman saya ini memang kurang perhatian dari orang tuanya yang keduanya masih sehat, berbeda dengan saya yang mendapatkan kasih sayang dari ibu tanpa kehadiran seorang ayah karena beliau sudah meninggal saat usia saya masih 2 tahun.
Keluarga teman saya ini bisa dibilang keluarga yang berada, sehingga sejak kecil teman saya ini dengan mudah mendapatkan apa yang dia inginkan. Sedikit berbeda dengan saya, bisa dibilang perjuangan ibu saya untuk membersarkan 6 bersaudara (yang saat itu baru 1 anak yang lulus SMA dan adik saya masih berumur 6 bulan ketika ayah saya meninggal) sendirian sangat tidak mudah. Masih jelas diingatan saya betapa ibu berjuang untuk membesarkan kami T____T
Saya rasa tidak sedikit yang merasa bahwa kehidupan orang lain terlihat sangat indah dan menyenangkan. Namun jika kita bisa memasuki kehidupan orang tersebut, sebenarnya tidak seindah yang kita banyangkan karena setiap manusia pasti memiliki cerita duka tersendiri.
Dengan keadaan seperti ini, saya terkadang menggambarkan kehidupan seperti buah strawbery. Buah strawbery dengan warna yang merah terlihat sangat indah dan menggoda, namun setelah kita makan ternyata rasanya asem bangetttt -_______-, walaupun tidak semuanya K
Kita semua tahu kalau setiap manusia pasti memiliki masalah dan duka sendiri-sendiri. Tapi jangan sampai kita hanya memperhitungkan duka tanpa melihat kemudahan dan kenikmatan yang di berikan Allah.
Mungkin klise banget kalau saya bilang jika kita mencoba bersyukur maka hidup kita akan lebih indah dan tentram. Tapi memang begitu kenyataan yang saya rasakan. Tapi saya masih merasa kurang bersyukur dengan apa yang saya dapat T____T

“Jika kamu bersyukur pasti Kutambah (nikmat-Ku) untukmu, dan bila kamu kufur, maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih” (Q.S Ibrahim ayat 7)

Cukup sekian curhatan Falin kali ini :3, semoga selalu jadi cermin buat diri sendiri dan ga cuma di tulisan aja :). Maap kalau tulisan berantakan wkwkwkw, udah kebiasaan dan sepertinya ga bakat jadi penulis yang baik heuheu :3

Kamis, 20 Februari 2014

Salah satu tempat "Ternyaman"

Bismillahirrohmanirrohim

Banyak orang memiliki tempat favorit yang biasanya orang merasa nyaman dengan temat itu. Misal seperti orang menyukai pantai sebagai tempat yang indah untuk melepas penat, atau mungkin sekedar ruang tamu kecil dimana mereka dapat bercengkrama dengan keluarga.

Setelah melihat kembali ke belakang aku merasa ada tempat yang nyaman dimana aku ingin kembali, tapi itu sangat mustahil >.<

Tempat itu adalah "Rahim Ibuku". Disana aku tidak harus mendengar orang saling berteriak dan menghina satu sama lain, yang ku dengar hanya lantunan ayat suci yang Ibu dan Ayahku bacakan untuk mengajariku tentang islam sejak aku masih dalam rahim. Yang ku rasa hanya rasa kasih sayang keluargaku yang terus menerus berharap aku lahir dengan sempurnya dan menjadi anak yang sholihah memegang panji Rasulku.

Disana aku tak mengenal Sekuler, Kapitalis dan lain sebagainya yang tak pernah Rasul dan Allah ajarkan. Disana aku tidak akan merasa sakit ketika aku mendengar orang menghina ku, keluargaku dan teman-teman yang aku sayangi. Mungkin karena itu abangku berkata kalau aku betah berada dalam kandungan ibuku hingga 9 bulan lebih hihhi

Tapi sangat egois rasanya jika terlalu lama disana, kasian ibuku yang selalu tergopoh-gopoh membawaku kesana kemari dengan tubuhnya yang kecil dan bahkan lebih kecil dariku sekarang. Ahh.. ibuku memang....

I Love You Ibu <3.. Semoga Allah selalu menjagamu di Magelang, do'akan anakmu yang satu ini yaa ^^

Minggu, 15 Desember 2013

Oleh oleh Dufan (lagi) xD


  

Dari depan ke belakang Fery, Indra, Rima, Fula, Rahmawan, Zulfi sama Sugeng
 Kenapa ga ada saya? "karena saya yang fotoin mereka"


Sabtu, 14 Desember 2013

Sweet 17

Barusan buka fb dan nemu post status pas ulang tahun ke 17, ini dia~~
 

Oke... kalo tahun lalu aku di kerjain sampe nangis2... untuk tahun ini aku di kerjain sampe hampir kehilangan shalat trawih... Tadi mlm Waktu Asyik2 di depan komputer masuklah 2 orang teman Tepatnya Syifa Paujiah Adxe Duta dan niken.. Dia bilang kalo aku di panggil Pak Budi (salah satu takmir masjid)... aku percaya aja, tp yang rada aneh mereka ga pake sendal...
Akhirnya udah nyampe depan rumah aku bingung pak budinya kaga ada!! Dan aku minta mbak sifa buat nemenin ke rumah pak budi...
Dan tiba2... Byur.. wus... wus... ceplok....
Air + telur + Gandum mendarat di kepala saya!!!!

hua... kata ini saya ulang2... "HEH IKI MEH TRAWIH, AKU TRAWEHE PIYE???"

Dan setelah beberapa saat kemudian Adek ku May SHi Maya keluar dengan membawa kue berbentuk segitiga dengan tulisan "Falin" Yang rada alay cara penulisannya *hehehe
itu buatan mereka lho...

Sayang bgt belum sempet ku foto kuenya

ini aku upload foto kue setelah di bagi2 sama anak2 dan adek2 TPA... dan tak lupa di bagi di muka dan baju serta rambut saya!!!!!




haha... dan ini adalah foto kerajinan anak2 terhadap saya!!! sebenernya anak2 langsung nglepas kudung sbum di guyur.. untung aja mlm, jg ga terlalu mayak aku lepas jilbab...

Ini kepala saya tutupi soalnya di larang di publikasikan *hehehe
kalo boleh nambahin, kepala saya penuh dgn telur dan gandum (tau sendiri kan gmana jdnya)... saya aja risih!!!

untuk mempersingkat waktu aku mandi di kolam ikan yang baru jadi di belakang rumah, untung aja belom ada ikannya :))
Dan Alhamdulillah ga ketinggalan trawih

Thanks ya temen2...




Lagak 5cm haha

bismillahirrohmanirrohim

Menghitung hari buat nunggu pulang kampung, yeyeyeyeye
Rencana pulang kampung udah kesusun dari kemaren-kemaren, dan rencana mau ngumpul sama anak-anak ED yang gila-gila haha. Koornya si Icha, dia adalah emak dari ED yang selalu setia direpotin kalo kita mau ngumpul, entah nanti repot gegara rumahnya kaya kapal pecah habis di tongkrongin kita, terus mondar-mandir boking tempat, dan tentunya jadi seksi dokumentasi yang paling ajib buat kita, secara dia hobi jepret jepret. We Love You mamah Icha <3

mamah Icha :D

Kemaren Icha nginfoin kalo cara ngumpul kita mau di buat kaya 5cm, jarkomnya lewat sms gitu. Semenjak itu aku berdo'a mati-matian supaya enggak naik gunung juga -_-. Masa libur kaga ada seminggu naik gunung? tapi kayanya ga mungkin juga emak ngajak kita naik gunung, dia juga sibuk kuliah, hehe

Kita udah ngefix tanggal 26 desember buat ngumpul, sebelumnya tanggal bikin kontroversi besar-besaran gara-gara banyak yang ga bisa, tapi yang ga bisa daateng bisa nyusul kapan-kapan ngumpulnya :D

See U teman-teman di 26 Desember, miss ya!!
ED lalala
Orak Ariknya ED

Dimana aja ada kamera, di situ kita narsis, dimanapun dan kapanpun (Selagi ada kesempatan :D)
Bali ( Dari kiri Aku, Reza, Dwi (paling tinggi), Angga, Firda, Lisa)

Sebelum Les (Dari kiri Yoha, Via, Icha, Nisa, Aku)